Loading

CONNAN MOCKASIN, GIGS INTIM NAN MERIAH

Oleh Hutomo Wicaksono

2 april 2019 hari Selasa menjadi hari yang berbeda dengan hari lainnya, hari dimana saya biasanya siaran program After Sunset setiap pukul 19.00 – 20.30, sekarang malah asik menikmati konser yang dibuat oleh rekan-rekan pppost95 entertainment yang menyajikan hiburan musik oleh Pijar asal Jakarta, Golden Mammoth, band negara tetangga (Malaysia), lalu yang terakhir Connan Mockasin (Selandia Baru). Oh iya, saya hampir lupa bahwa acara ini diselenggarakan di Rossi Musik yang berada di Jl. RS Fatmawati No.30. Kemacetan lazim terjadi dikota ini sehingga saya pun harus menunggu lama dalam perjalanan yang akhirnya harus melewatkan penampilan Pijar sebagai penampil pertama dan dilanjutkan oleh Golden Mamoth yang bisa saya nikmati pada tiga lagu terakhir. Dengan suasana yang hangat, acarapun semakin meriah karena band yang sudah ditunggu-tunggu oleh para pengunjung yaitu Connan Mockasin bersiap-siap untuk melanjutkan keberlangsungan acara. Acara ini, menurut saya bukan hanya sekadar gigs musik biasa yang menghadirkan pertunjukan unik dan berbeda, rugi lah mereka yang tidak menonton dan hanya dapat oleh-oleh berupa cerita belaka dari kawan-kawannya.
Kenapa bisa dibilang berbeda? Hal itu karena Connan sangat baik dalam mengatur flow penonton. Musisi dengan nama asli Connan Tant Hosford itu bermain gitar bersama dengan penonton hingga turun dari panggung dan meminta penonton duduk, membangun suasana keintiman dengan para penikmat yang hadir di Rossi Musik yang lebih seru lagi, Connan menyuruh penonton agar membuat dua barisan yang tengahnya dikosongkan laiknya mosh pit dalam konser metal. Dimaksudkan agar penonton melakukan slow dance dengan pasangannya didalam barisan yang kosong tersebut. Connan bermain sangat rapi walaupun sedikit lali karena seharusnya lagu yang ia bawakan pada lagu ke tujuh adalah lagu yang seharusnya dibawakan sebagai lagu penutup, namun hal itu bukan masalah mengingat musisi asal Te Awanga, Selandia Baru itu berhasil membius penonton dengan aksi panggungnya.

Sedikit cerita ketika saya menunggu Connan mulai, saya melihat-lihat booth merchandise dari Golden Mamoth. Ada pula merchandise konser Connan Mockasins, dan yang terakhir saya melihat penjaja kesegaran berwarna ungu yang saya cari-cari sebagai teman merokok. Sayang saya tidak dapat kesegaran tersebut karena keburu habis namun untungnya ada kawan yang bawa dari Bandung, hehehe. Pada acara ini saya dapat melihat perbedaan-perbedaan orang menikmati konser. Ada orang yang menikmati konser dengan mengejar dan merapatkan barisan paling depan agar dapat bertatap langsung dengan sang idola, lalu ada juga yang menikmati di barisan belakang penonton mungkin karena tidak ingin sesak atau agar mudah keluar meninggalkan venue.

Diambil Oleh Hutomo Wicaksono

Tahun ini penggiat gigs memang sedang dimanja-dimanjanya. Menyesal karena telah melewatkan beberapa performa menarik para musisi? Semoga di kegiatan selanjutnya tak lagi terlewat.

Instagram

Listen on Spotify

Share on facebook
Facebook
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Realated Article

Shopping Basket